Story By: Ghifari Surya Satria
Suhu kota L.A saat ini 13 derajat Celcius. Ya cukup hangat bagiku untuk melakukan kegiatan sehari-hari. 13 Derajat saja bener bener tumben banget. Biasanya mungkin bisa sampai 4 Derajat. hari-hariku dimulai dengan cukup semangat, karena aku akan diajak jalan-jalan ke luar kota, hmm...walaupun hanya New York yang sudah sering ku kunjungi. ya... tapi lumayan lah untuk sekedar
refreshing.
Sudah jam 8 pagi, ayahku Robert sudah meneriaki ku untuk bersiap-bersiap, padahal aku sudah siap dari tadi jam 7. Ya... sambil menunggu, aku suka
chatting-an. Suara klakson sudah bunyi, aku bergegas turun dari lantai 2, tepatnya kamarku sambil mengunci
handphone.
Hmm...sepertinya cuaca hari ini baik, dan tidak ada macet. Ada kemungkinan aku bisa sampai lebih cepat. Lumayan menghemat waktu.
Aku sudah tiba di New York, suasana ramai. Banyak sekali para
Tourist yang sedang berlibur. Robert langsung mengajak ku keliling kota, melihat suasana kota New York sekarang. Maklum, sudah 4 tahun tidak kesini.
"Kamu Gregory Steve Evans?" suara itu mengagetkan ku saat aku sedang mencuci tangan sehabis makan di
Asian Restaurant. Aku langsung mengalihkan mataku yang sedang fokus mencari sabun. "Iya, panggil saja Greg. Bagaimana kau tahu?" "kau tidak ingat, aku ini Franch!" "Franch?" aku kebingungan sambil mengkerutkan dahi. "Ya! Franch Paige, kita bertemu saat 4 tahun lalu dipantai saat
summer!" "Oh, aku ingat. kita bermain dan berenang bersama bukan?" "ya ya ya akhirnya kau ingat hahaha". Aku berusaha untuk tidak membalas ketawa.
"Siapa itu Greg?" "Teman, 4 tahun lalu saat
summer" "Oiya, ayah ingat. Franch ya?" "Betul om" sapa Franch ramah. Aku berniat menginap di hotel malam ini. kebetulan didepan hotel itu banyak tempat perbelanjaan. Jadi lebih mudah jika aku perlu sesuatu. Aku akan menginap selama 2 minggu. Bersama Franch, ayah mengajak. Lumayan ada teman, walaupun sebenarnya sangat amat membosankan.
Keesokan paginya aku dan Franch akan berenang yang berada dilantai dasar hotel. Membosankan, banyak orang. Padahal masih jam 6 pagi. Untung Restoran sudah buka, jadi aku gampang jika haus. Rencana hari ini aku akan beli sepatu baru bersama Franch. Kita tinggal menyebrang kedepan karena mall sudah didepan mata. Robert masih tidur, mungkin dia lelah menyetir jauh keluar kota dari New York. Tapi aku sudah meninggalkan sepucuk surat dari robekan kertas note didalam tas ku.
Aku sudah dapat sepatunya, sedangkan Franch masih kelihatan kebingungan mencari sepatu. Dia memang begitu, susah mencari suatu pilihan. Saat ia menunduk rambut
Blonde nya tergerai. Banyak wanita yang tertarik dan menganggap ia itu
cool. Tiba-tiba ada satu wanita berambut cokat dan bermata biru. Aku tertarik melihatnya, ia dengan PD ingin berkenalan dengan kami. "Hai! siapa nama kalian?" "Aku Greg, nah, ini teman ku Franch" "Hello Greg, Franch" "kelihatannya Franch bingung ya? kayaknya bagusan yang ini deh, warna biru cocok banget, gimana?" "Boleh" saut Franch. "Ayo ke kasir cepat, kayaknya mau hujan". "Kamu ini sebenarnya siapa?" tanyaku bingung. "Oiya! lupa ngasih tau, hehe. Aku Isabella. Panggil aja Bella udah cukup kok" "Terus kamu ketemu kita untuk apa?" "Aku cuma mau ngasih undangan ini. Aku pikir kalian orangnya asik, makanya aku undang, mau kan?" "Oke, aku lihat dulu ya. Boleh minta nomor telfon?" "Oh, ini kartu namaku" "Okay".
Aku memutuskun untuk datang ke acara undangan Bella. Beruntung Robert mengizinkan. Sesampainya disana, kami terkejut karena dikejutkan oleh teman-teman yang lain. Kami merasa senang. Bella mengajakku makan berdua, sedangkan Franch sibuk dengan Wine dan berdansa mengikuti
beat lagu yang asik. Aku suka dengan Bella, tapi aku tidak yakin kalau ia juga suka. Makanan kali ini makanan favorite ku,
chicken sausage cheesy PIZZA. Saat potongan terakhir, Bella memberiku hadiah, dia mengungkapkan perasaan hatinya padaku sebelum aku berbicara. Padahal aku akan berbicara pada dia seusai makan. Akhirnya kami berdua Jadian. Betapa senangnya hatiku, rasanya ingin terbang.
Franch datang menghampiri kami. Dia senyum malu-malu, seakan menahan tawa. "Franch? ada apa?" kataku malu. "Congrats to you all!!!" "Hahaha, thank you so much" balas Bella. Aku hanya senyum kecil. "Sebenarnya......." "Sebenarnya apa Franch?" "Aku itu adik Bella!!! HAHAHA" Franch tertawa bahagia. Aku kesal dan sedikit senang.
This is the most beautiful day, I dated Bella. And unbelievable! Franch is Bella's Brother! OH my God, Weird. So, we go back to hotel and we'll meet next :)
THE END